Waspada! Ini Komplikasi Serius Diabetes Melitus Tipe 2

  • 13

Diabetes Melitus Tipe 2 dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius, baik pada pembuluh darah (makrovaskular dan mikrovaskular) maupun sistem saraf (neuropati). Komplikasi makrovaskular melibatkan organ jantung, otak, dan pembuluh darah, sementara gangguan mikrovaskular dapat memengaruhi mata dan ginjal. Selain itu, gangguan sistem saraf sering dialami oleh penderita DM, baik yang telah lama menderita maupun yang baru terdiagnosis1,2.

Komplikasi Makrovaskular (Pembuluh Darah Besar)

Komplikasi makrovaskular berkaitan dengan kerusakan pada pembuluh darah besar, yang dapat mempengaruhi beberapa organ penting tubuh, seperti jantung, otak, dan pembuluh darah perifer. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit pembuluh darah perifer1,2.

·         Penyakit jantung koroner.

·         Stroke.

·         Gagal jantung.

·         Penyakit pembuluh darah tepi.

Komplikasi Mikrovaskular (Pembuluh Darah Kecil)

Komplikasi mikrovaskular terjadi pada pembuluh darah kecil dan dapat memengaruhi berbagai organ penting, seperti mata, ginjal, dan saraf. Gangguan mikrovaskular sering kali tidak terasa pada tahap awal, tetapi jika dibiarkan, dapat menyebabkan kerusakan yang permanen1,2.

·         Penurunan penglihatan hingga kebutaan (Retinopati diabetik).

·         Penyakit ginjal (Nefropati diabetik).

Komplikasi Neuropati (Sistem Saraf)

Neuropati adalah gangguan pada sistem saraf yang sering dialami oleh penderita DM Tipe 2. Ini terjadi karena kadar gula darah yang tinggi merusak pembuluh darah yang memasok nutrisi ke saraf. Neuropati dapat mempengaruhi berbagai bagian tubuh dan menimbulkan gejala yang sangat mengganggu1,2.

·         Penurunan kemampuan tubuh untuk merasakan rasa sakit, panas, atau dingin (Neuropati sensorik).

·         Kelemahan otot, kesulitan menjaga keseimbangan saat berjalan (Neuropati motorik).

·         Gangguan pencernaan, gangguan tekanan darah, atau gangguan irama jantung (Neuropati otonom).

Komplikasi Lainnya

Selain komplikasi utama di atas, diabetes melitus tipe 2 juga dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan lainnya. Gula darah yang tinggi dapat memengaruhi daya tahan tubuh, membuat penderita lebih rentan terhadap infeksi, terutama pada kulit, gusi, dan saluran kemih1,2.

·         Infeksi yang sering dan sulit sembuh (Ulkus kaki diabetik).

·         Gangguan pada kulit.

·         Gangguan kesehatan mental.

Diabetes Melitus Tipe 2 adalah penyakit yang dapat mengarah pada berbagai komplikasi serius yang memengaruhi banyak organ tubuh. Oleh karena itu, pengelolaan yang baik terhadap diabetes sangat penting untuk mencegah dampak kesehatan yang lebih parah. Waspadai tanda-tanda komplikasi ini dan segera lakukan tindakan preventif untuk menjaga kualitas hidup yang lebih baik.

Referensi

  • 1. PERKENI. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia. Jakarta : Jakarta: Perkumpulan Endokrinologi Indonesia; 2021.
  • 2. PERKENI. Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2024. Jakarta: Perkumpulan Endokrinologi Indonesia; 2024.
  • 3.